Pajak langsung adalah pungutan yang menjadi beban wajib pajak dan tidak dapat dipindahtangankan kepada pihak lain. Pajak ekspor merupakan pungutan resmi yang dikenakan terhadap barang ekspor tertentu.

Perbedaan Pajak Langsung Dan Pajak Tidak Langsung Sekaligus
Contoh pajak tidak langsung. Contoh pajak tidak langsung. Demikian pembahasan tentang pengertian jenis contoh manfaat dan ciri ciri pajak mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Pajak tidak akan membuat kontra prestasi pada pemerintah secara langsung. Contoh terakhir dari pajak tidak langsung adalah pajak ekspor. Pajak ini fungsinya yaitu sebagai pengatur anggaran pada suatu pemerintahan. Beberapa pajak tidak langsung juga dapat disebut sebagai pajak konsumsi seperti pajak pertambahan nilai ppn.
Sementara itu berbanding terbalik dari pajak langsung pajak tidak langsung adalah pajak yang pembayarannya bisa dibebankan kepada pihak lainnya. Guruakuntansicoid kali ini akan membahas tentang pengertian pajak langsung dan tidak langsung perbedaan diantara keduanya beserta contohnya. Pajak tidak langsung dibebankan ketika terjadi suatu peristiwa yang menyebabkan berlakunya kewajiban individu atau badan untuk membayar sejumlah pajak dengan nilai tertentu. Dapat dikatakan bahwa pajak ini harus dibayarkan oleh pihak yang hendak mengekspor barangnya ke luar negeri. Pajak ini tidak memiliki hasil secara langsung. Pajak langsung pajak langsung merupakan pajak yang mana bebannya harus ditanggung sendiri oleh orang yang bersangkutan wajib pajak dan tidak dapat dialihkan kepada pihak lain.
Ketahui contoh pajak langsung dalam artikel berikut ini. Contoh umum pajak tidak langsung adalah bea masuk bahan bakar minuman keras dan pajak rokok.